Penyidik Dirkrimum Polda Sulawesi Barat, telah memberi
sinyal untuk segera memeriksa Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulbar,
Dadal Angkoro terkait kasus dugaan pelecahan profesi wartawan yang dilaporkan
tiga organisasi pers yang ada di Mamuju.
“Penyidik akan segera memeriksa kepala BI Sulbar awal
pekan ini. Kami selaku pelapor telah dimintai keterangan atas kasus pelecehan
profesi wartawan,” kata Ketua Ikatan Jurnalis Sulbar (IJS), Irham Azis, Sabtu
(12/5/18).
Menurutnya, permasalahan ini akan terus dikawal sehingga
prosres penegakan hukum oleh Polda berjalan dengan baik.
“Setiap detik kita akan pantau perkembangan kasus ini.
Jika ada yang mencoba main – main dengan permasalahan ini, maka hal ini akan
kita laporkan ke Mabes Polri,” tegas Irham.
Sekedar diketahui, permasalahan ini berawal dari
percakapan Kepala BI, Dadal Angkoro, melalui group whatshap (WA) BI bersama
Media.
Dadal menuliskan komentar yang diduga telah melukai
perasaan sejumlah insan pers di Sulbar khususnya media online.
“Ya menurut pendapat pribadi saya, berita online kemarin
menunjukkan bahwa kebanyakan hanya copy paste, tidak check dan re-check,
cenderung adu domba dan di belakangnya ada interest (salah niat buat berita),
tidak paham masalah, dan yg menarik adalah tidak ada etika dengan spam WA
saya,” tulis Dadal Angkoro.
Dari ciutan itu memicu reaksi keras dari sejumlah pewarta
di Sulbar. Salah satu reaksi yang ditunjukkan oleh wartawan dengan menggelar
aksi di depan kantor BI Sulbar sebanyak dua kali, sekaligus melaporkan secara
resmi ciutan Dadal Angkoro ke Polda Sulbar.
Sementara itu, Kapolda Sulbar Brigjenpol Baharuddin
Djafar melalui pesan pribadinya memastikan bahwa kasus tersebut akan diproses
secepatnya. Bahkan, Senin mendatang, Dadal Angkoro bakal diperiksa.
“Insya Allah hari Senin mereka akan dipanggil,”
singkatnya. (Ash*)
