![]() |
| Rapat Evaluasi |
Dalam
Rapat tersebut Dihadiri, 6 Pembicara yang merupakan inti dari kebijakan daerah
Sulbar, yaitu, Kepala Satuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulbar,
Rahmat Sanusi, Kasrem Tatag 142/mamuju, Letnan Kolonen (Letkol) Muhammad Arhanud Imran, Kepala Kepolisian
Daerah (Kapolda) Sulbar, Beigjen Pol. Baharuddin Djafar, Ketua Komisi Pemilihan
Umum (KPU) Provinsi Sulbar, Rustang, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)
Sulbar, Sulfan Sulo, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Sulbar, Susetyo Karyadi.
Artikel
Terkait : Rapat Evaluasi Perkembangan Politik di Daerah Tahun 2018 di Sulbar
Peserta
yang hadir dalam kegiatan tersebut, Perwakilan Partai Politik (Event Organizer), Tokoh Masyarakat, pemuda, Instansi terkait, Wartawan media Online, Cetak, Televisi serta Radio, dan tamu undangan lainnya yang turut hadir.
Pada
kesempatannya, Kepala Kesbangol Sulbar, Rahmat Sanusi Mengatakan, tantangan dan
ancaman politik tahun 2018-2019 di Sulbar merupakan intisisari dari problem
masalah yang saat ini dihadapi, olehnya itu, penyelenggara dan pihak kemanan melalui
rapat evaluasi tersebut, memastikan sejumlah persoalan dinamika politik kedepan.
“Acara
ini berhungan erat dengan netralitas pemilu dan ancaman yang akan dihadapi.
Tentu penyelenggara harus bisa memastikan dan mengantisipasi. Tujuan kegiatan
ini adalah penekanan jajaran penyelenggara pemilu dari tingkat Provinsi hingga
kebawah” Jelasnya.
Ia
juga mengatakan, Menjaga netralitas adalah sebuah tantangan, sehingga strategi yang mumpuni untuk dijadikan solusi
sangat diperlukan, dan karena hal itu, setiap tahapan pemilu di daerah kabupaten
dikawal dengan baik oleh semua stakeholder.
“Netralitas
penyenggara, dan berbagai tantangan juga
harus dicarikan solusi pada kegiatan ini. Dan karena bersama tokoh masyarakat dan
insan pers yang hadir juga pasti banyak ide dan gagasan serta solusi” Jelasnya. (Adr)

