![]() |
Kantor Bps Sulbar. |
Sulbar Inflasi - Badan Pusat Statisk
(BPS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Mencatat Inflasi Mamuju menempati
urutan 49 dari 82 kota yang mengalami Inflasi.
Kepala Bidang (Kabid) Distribusi BPS Sulbar, Fredy Takaya mengatakan IHK Mamuju sebesar 132,55, sejumlah Indikator mempengaruhi Inflasi tersebut.
"Andil Deflasi yang tidak terlalu didominasi kelompok ikan segar dan Bumbu-bumbuhan, cakalan sisik, 09 persen" Kata Fredy saat Pres Release di Kantor BPS Sulbar. Rabu (1/1/18).
Deflasi tersebut kata Fredy
tidak memberikan pengaruh terhadap pembentukan Inflasi secara keseluruhan.
Namun kata Fredy, di sisi lain, Inflasi juga sebagian memberikan dampak yang
cukup kecil pada Nilai Inflasi di Mamuju yang tidak terlalu signifikan.
"Sejumlah besaran pembentukan Inflasi itu disumbang dari kelompok pengeluaran perumahan, Air, Gas dan Bahan Bakar 0,02 Persen, Sandang 0,02 Persen, Pendidikam Rekreasi dan Olahraga 4,34 Persen" Jelasnya.
Secara keseluruhan jika dikalkulasi sejumlah besaran pengeluaran angka perkembangan Inflasi di Mamuju sebesar 4,86 persen. Sementara angka Deflasi justru menunjukan nilai yang sangat kecil. Terhitung sejumlah pengaruh Deflasi tersebut hanya sebesar 0,96 persen.
"Angka Deflasi ditunjukan kelompok pengeluaran bahan Makanan 0,66 persen, dan kelompok makanan jadi, minuman rokok dan tembakau 0,03 Persen" Jelasnya.
"Sejumlah besaran pembentukan Inflasi itu disumbang dari kelompok pengeluaran perumahan, Air, Gas dan Bahan Bakar 0,02 Persen, Sandang 0,02 Persen, Pendidikam Rekreasi dan Olahraga 4,34 Persen" Jelasnya.
Secara keseluruhan jika dikalkulasi sejumlah besaran pengeluaran angka perkembangan Inflasi di Mamuju sebesar 4,86 persen. Sementara angka Deflasi justru menunjukan nilai yang sangat kecil. Terhitung sejumlah pengaruh Deflasi tersebut hanya sebesar 0,96 persen.
"Angka Deflasi ditunjukan kelompok pengeluaran bahan Makanan 0,66 persen, dan kelompok makanan jadi, minuman rokok dan tembakau 0,03 Persen" Jelasnya.
Baca
juga :